Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
TNI-POLRI

Kapolres Selayar Beri Instruksi Tegas Kepada Sat Polairud, “Laksanakan Preventif dan Penegakan Hukum Yang Proporsional di Takabonerate”

397
×

Kapolres Selayar Beri Instruksi Tegas Kepada Sat Polairud, “Laksanakan Preventif dan Penegakan Hukum Yang Proporsional di Takabonerate”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURYATIMUR.ID.KEPULAUAN SELAYAR – Menyikapi beragam keluhan masyarakat pesisir terkait kegiatan destruktif fishing, Pembatasan Nelayan mencari Ikan di Wilayah pemanfaatan, penyegelan keramba, serta dugaan masuknya kapal penangkap ikan dari luar wilayah dengan menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, S.I.K., S.H., M.Tr. Mil., melakukan kunjungan langsung ke Kantor Sat Polairud di Jalan Penghibur, Benteng, Jumat (8/8) pagi.

Kedatangan Kapolres diterima langsung oleh Kasat Polairud, Iptu Amat Soedachlan, Kaur Bin Ops Ipda Muhammad Basri Alias, bersama seluruh Personel. Dalam kesempatan itu, Kapolres memberikan instruksi tegas agar jajaran Sat Polairud mengambil langkah-langkah preventif secara nyata untuk merespons persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya nelayan di kawasan Taman Nasional Takabonerate (TNTB).

Example 300x600

Kapolres menekankan pentingnya sosialisasi, patroli, serta upaya mencari solusi tepat yang berpihak pada kepentingan masyarakat lokal tanpa mengabaikan prinsip konservasi laut.

“Kita harus hadir memberikan rasa keadilan. Penegakan hukum terkait destruktif fishing harus berlaku sama bagi semua pihak, bukan hanya kepada nelayan kecil,” tegasnya.

Ia juga memerintahkan dilakukannya penyelidikan terhadap dugaan adanya oknum yang memanfaatkan sumber daya di kawasan TNTB, termasuk memberikan akses kepada nelayan dari luar dengan kapal besar dan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Kapolres tidak menutup kemungkinan adanya oknum petugas yang menyalahgunakan kewenangan, dan meminta agar setiap indikasi pelanggaran ditangani secara profesional dan transparan.

Kapolres berharap keberadaan TNTB yang telah ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia tidak hanya memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan, tetapi juga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat pesisir dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Kawasan ini adalah aset dunia, tetapi harus juga menjadi sumber kehidupan yang adil dan berkelanjutan bagi warga lokal,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Kasat Polairud Iptu Amat Soedachlan turut memaparkan kondisi geografis wilayah perairan Takabonerate serta sejumlah titik rawan yang menjadi fokus pengawasan, termasuk wilayah-wilayah perairan lain di Kabupaten Kepulauan Selayar yang berpotensi terjadi praktik destruktif maupun ilegal fishing.
(Humas Polres)

Laporan : Andi Malik

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *