SURYATIMUR.ID.BANTAENG – Jelang usia 8 Tahun berselang terbentuknya Kerukunan Bija Turatea Jeneponto (KBT) dengan Jumlah anggota yang lumayan banyak, namun banyak anggota yang tidak hadir, acaranya tetap berlangsung seru dan meriah
Mengawali acara halal bilhalal ini, ketua H,Hasanuddin dg Timung memberikan sambutan dengan menyatakan sangat bersyukur dan mengucapkan rasa terimakasih kepada para pendiri yang tak sempat di sebut satu persatu dengan berdirinya kerukunan Bija Turatea di Bantaeng .
Membuat dan mengajak para orang orang Jeneponto yang sudah lama tinggal di Bantaeng ,dapat berkumpul bersama sama bersilaturrahim.
Lanjut dikatakan, KBT ini bukan saja wadah berkumpul bahkan dapat memberikan solidaritas kepedulian terhadap sesama contoh bila ada yg kena musibah , orang sakit KBT itu selalu mengunjungi dan dapat berbagi memberikan semangat bagi mereka, Jadi itualh inti dari pada terbentuknya Kerukunan Bija Turatea ungkapnya
Ia Juga sempat memberikan wejangan rohani AZIS dg Lallo mengenai arti halal bilhalal dalam pertemuan ini
Yaitu manusia tidak ada yang sempurna dan yang dapat saling memaafkan Satu sama yg lainnya. Dalam Islam itu hanya tiga hari berselisih paham Namun setelah itu saling memaafkan dan yang paling berat itu adalah meminta maaf dan memberi maaf,
Kenapa karena satu sama lain masing masing ada rasa gengsi,ada rasa iri dan dengki di hati kita.
Jadi untuk mendapatkan surga maka penerima maaf itu benar benar tulus dalam hati
Setiap manusia
Dan diakahiri membacakan doa kepada BPK Almarhum pendiri H,Abd Rasyid Dg Sibali Alfatihah.
Laporan : Suarni
