Bupati Bantaeng Terima Aspirasi Pada Giat Silaturrahmi dan Diskusi Dengan Seluruh OKP Bantaeng

SURYATIMUR.ID.BANTAENG – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin kembali memperlihatkan komitmennya dalam membuka ruang diskusi bagi Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dalam menyampaikan aspirasi. Kali ini, seluruh perwakilan OKP di Bantaeng menghadiri Ruang Aspirasi Pemkab Bantaeng yang telah digelar di Ruang Pola Kantor Bupati, Senin 15 Juni 2026 lalu

“Terima kasih kepada seluruh teman-teman OKP yang menghadiri ruang diskusi ini. Ini merupakan bukti bahwa kita sebagai masyarakat Bantaeng masih menjunjung tinggi silaturahmi dalam menyampaikan aspirasi,” kata Bupati.

Dalam kesempatan itu, kepala daerah termuda di Susel itu kembali menegaskan jika dirinya menghargai setiap aksi demontrasi. Bahkan dirinya sangat menyesalkan adanya keributan yang membuat salah satu anggota OKP menjadi korban pemukulan, saat aksi beberapa waktu lalu.

“Kita sangat menyesalkan adanya peristiwa kemarin tersebut. Sehingga kasus ini kita percayakan ke Polri untuk ditangani. Saya sangat menghargai aspirasi, karena itu bagian demokrasi. Namun saya meminta tetap perhatikan masyarakat yang ingin akses jalan,” ungkapnya.

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bantaeng, Andi Irvandi Langgara mengatakan, Ruang Aspirasi kali ini menghadirkan perwakilan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulsel.

Mengingat, salah satu aspirasi OKP yakni membangun infrastruktur jalan di Kampung Babangeng, Desa Pa’bumbungan terkendala karena masuk kawasan hutan produksi terbatas.

“Jadi terungkap, untuk membangun infrastruktur jalan Kampung Babangeng harus diperlakukan khusus karena masuk dalam kawasan hutan produksi. Sehingga izinnya harus lewat Kementerian Kehutanan atau gubernur,” bebernya.

Dirinya mengungkapkan, pemotongan anggaran dari pusat berdampak dengan tidak bisanya APBD Pemkab Bantaeng melakukan pengerjaan infrastruktur jalan.
“Efisiensi sangat berdampak bagi daerah, sehingga kita tidak bisa membangun jalan. Hanya mengandalkan bantuan pusat, itupun kalau usulan kita diterima oleh pusat, ” bebernya.

Namun Bupati Bantaeng Uji Nurdin tidak berhenti begitu saja. Dirinya terus mencari peluang dari bantuan pusat dalam memperbaiki infrastruktur jalan di Bantaeng. Khususnya di Kampung Babangeng.

“Masyarakat harus bersabar, karena bapak bupati terus berjuang meskipun proses administrasi panjang karena izinnya harus ke atas. Semoga prosesnya dimudahkan dan bantuan dari pusat lolos. Untuk itu kami butuh doa dan dukungan kita semua”, pungkasnya.(*)

Laporan : Borahima

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *