SURYATIMUR.ID.BANTAENG – Dunia pendidikan Di Kabupaten Bantaeng seakan tercoreng dengan ulah seorang oknum guru SD yang diduga melakukan intimidasi kepada siswanya. Sejatinya guru adalah pendidik dan penuh humanis dan menganggap muridnya sebagai anak saat berada Di Sekolah, namun kejadian beberapa waktu lalu Di SD 2 Lembang Cina cukup mengecewakan bagi orang tua murid, karena anaknya mengalami trauma ketakutan yang diduga diakibatkan oleh perilaku oknum guru kelas 4 .
Kronologisnya info dari salahsatu orang tua siswa yang namanya tak mau dimediakan, menyatakan bahwa awalnya anak saya takut kesekolah, jadi sempat saya bertanya “kenapa nak”
Jawabannya justeru mengagetkan saya, “takutka kesekolah karena ibu guru sudah na lempar kan kami Satu kelas 4B bangku dan melemparkan buku, baru na usir kami keluar kelas” Begitu kata anak saya , ketika saya tanya
Setelah kejadian itu, maka kami sebagai orang tua siswa. Kompak bertemu dengan kepsek (kepala Sekolah) menyampaikan kejadian ini .siapakah ibu guru yang di maksud ibu.
Jadi ibu, setelah ketemu kepala sekolah, ia mengatakan sabarki ibu ibu, tunggu sampai dua hari kami akan cari solusinya,
sejak kejadian itu anak anak pada tidak mau masuk kelas kalau masih ibu guru yang galak kata nya.
Selang beberapa hari kemudian, media ingin konfirmasi kepada guru yang bersangkutan, ibu guru Kasmawati, namun
sayang sampai naiknya berita ini ibu guru tersebut belum bisa ditemui.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media bahwa PLT kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Bantaeng
Muh,Yusuf ,S,pd MPd, menyatakan guru kelas 4B Kasmawati kami sudah tarik kedinas dan akan kami carikan sekolah yang mana mau menerimanya .
Sebab kalau di dinas sebagian staf bukan sebagai tenaga fungsional tetapi guru. Kata Kepala dinas
Terkait kejadian ini, orang tua siswa berharap kedepannya agar tidak ada lagi pendidik seperti ibu Kasmawati yang senaknya marah kepada muridnya, ungkap pada orang tua siswa serentak.(*)

Leave a Reply
Batalkan balasan