Diskusi Hari Pers Nasional Di Kabupaten Maros : Dorong Profesionalisme Wartawan dengan Dukungan Pemerintah Daerah

Berita13 Dilihat

SURYATIMUR.ID.MAROS – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Warkop Marannu Kota Maros menjadi wadah diskusi para pewarta dan insan pers dengan mengangkat tema “Meningkatkan Profesionalisme Wartawan dengan Dukungan dan Perhatian Pemerintah Daerah.” Diskusi yang berlangsung hangat ini dipandu oleh Zainal dan dihadiri berbagai kalangan jurnalis serta pegiat media.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang pers, di antaranya Mukhlis Amanhadi, Mantan wartawan senior Harian Fajar/Fajar Group, yang memaparkan sejarah perkembangan dunia jurnalistik sekaligus berbagi pandangan mengenai bagaimana menjadi pewarta yang profesional, berintegritas, dan dipercaya masyarakat. Maros, 9 Februari 2026

Selanjutnya, Asruddin Azis, S.Sos, tokoh pers sekaligus pendiri Group Media PT.Karipo, menekankan pentingnya penguatan kode etik jurnalistik, profesionalisme, serta pentingnya uji kompetensi wartawan sebagai langkah menjaga kualitas dan kredibilitas media.

Irianto Amama, Ketua HIPSI Sulsel (Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia), turut berbagi pengalaman mengenai dinamika profesi wartawan di lapangan serta pentingnya solidaritas antarinsan pers dalam menjaga marwah profesi.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Maros AKP Ahmad, S.Sos., M.H menyampaikan apresiasi terhadap peran pers sebagai mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat, sekaligus menekankan pentingnya sinergi yang baik antara wartawan dan aparat penegak hukum.

Inisiator Diskusi Pewarta ini adalah Amir Perwira pemerhati dari Lembaga Investigasi Negara DPD Sulawesi Selatan Acara ini berlangsung interaktif.

Suasana semakin hidup ketika sesi tanya jawab dimulai, salah satunya pertanyaan dari Arif, peserta diskusi, yang menanyakan bagaimana menjadi pewarta yang tetap berada dalam koridor kode etik serta mampu menjaga profesionalisme di tengah tantangan dunia jurnalistik saat ini.

Kegiatan ditutup dalam suasana penuh keakraban sambil menikmati hangatnya kopi racikan Warkop Marannu. Para peserta tampak antusias dan fokus mengikuti jalannya diskusi hingga akhir.

Panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh narasumber yang telah meluangkan waktu dan berbagi ilmu serta pengalaman, dengan harapan kegiatan ini dapat semakin memperkuat profesionalisme dan solidaritas insan pers, khususnya di Kabupaten Maros.(*)

Laporan : Amir Perwira