oleh

Penyelesaian Proyek Swakeloa Dinas Pertanian Bantaeng Terlambat , Ini Alasan PPK

 

SURYATIMUR.ID.BANTAENG –  Proyek Pembangunan Sumur Tanah Dangkal/ Dalam di Dusun Sunggu Manai, Kecamatan Pa’jukukang, Desa Pa’jukukang hingga memasuki akhir desember 2022 belum selesai 100%.

banner 970x250

Padahal seharusnya proyek ini diselesaikan pada akhir bulan Desember 2022 lalu. Proyek ini sengan total nilai Rp 172  juta, bersumber dari Dana  Alokasi Khusus (DAK) pada Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas Pertanian tahun anggaran 2022. 

Selanjutnya, Dinas Pertanian Bantaeng menyerahkan pekerjaan ini kepada  Kelompok Tani Amanah sebagai penerima pekerjaan (proyek) dengan nama kegiatan pembangunan prasarana pertanian. 

Berdasaekan pantauan jurnalis dilokasi proyek  Senin (16/1/2023) lalu, terpantau proyek Sumur Tanah Dangkal/ Dalam itu dibangun belum  selesai seratus persen.

Kepada Pejabat Pembuat Komitmen,  Nursalam yang dikonfirmasi  membenarkan keterlambatan penyelesaian proyek itu, di karenakan pencairan dana terlambat. Pencairan dana di akhir bulan Desember 2022 terlambat,  kata dia, saat ditemui ruangan kerjanya.

Lanjut Nursalam menjelaskan, tentang  prosedur pencairan dana. bedanya ini kontraktual dengan Swakelola. Kalau kontraktual kerja dulu baru dibayarkan uangnya. 

“Kalau swakelola uang dulu, baru dipakai kerja. Karena ini kan, bukan perusahaan. Yang kerja kelompok tani, “ujar Nursalam. (TIM).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed