oleh

Mengenang Wafatnya Sang Proklamator , SAdAP : Bangsa Ini Pernah Memiliki Tokoh yang Berpengaruh Di Dunia

banner 970x250

SURYATIMUR.ID.JAKARTA – Tanggal 21 Juni merupakan hari bersejarah, dimana bangsa ini telah kehilangan tokoh revolusi Indonesia Ir. Soekarno. Presiden Republik Indonesia Pertama ini meninggal dunia tepatnya pada tanggal 21 Juni 1970, 52 tahun yang lalu.

Ir. Soekarno dikenal sebagai pemimpin yang sangat dicintai oleh rakyat Indonesia, dimana setiap kali tampil dan berorasi, sang proklamator selalu memukau dengan narasi yang membangkitkan semangat nasionalisme.

Dihari ini tanggal 21 Juni 2022, kita mengenang segala dedikasi Alm. Soekarno yang dipersembahkan kepada bangsa ini, kemerdekaan Indonesia adalah kado istimewa yang telah dipersembahkan kepada kita semua,  ungkap Syarifuddin Daeng Punna selaku Pembina Fortuna FORUM SATU NUSANTARA ,LASKAR MERAH PUTIH dan beberapa Ormas  yang juga begitu mengidolakan Bung Karno ini.

Menurut Pria yang disapa SAdAP ini, hari ini kita bersedih ketika mengingat masa perjuangan almarhum Ir. Soekarno sebagai bapak Proklamator. Selain itu bertepatan dengan hari wafatnya Ir. Soekarno hari ini, kita juga merayakan hari ulang tahun Presiden Joko Widodo.

Kita bersedih karena mengingat jasa bung Karno semasa hidupnya terhadap bangsa ini, sementara disatu sisi kita juga berbahagia karena Presiden Jokowi berulang tahun.

Disinilah kuasa Allah SWT yang telah memberikan rasa sedih dan juga kebahagiaan kepada mahluknya. Setelah sedih datanglah kebahagiaan pungkasnya.

Saya mengingat bagaimana perjuangan para pemimpin bangsa ini dari masa ke masa, mereka telah berbuat yang terbaik untuk membangun negara ini. Mulai dari Soekarno, Soeharto, Habibie, yang telah mendahului kita semua menghadap sang pencipta Allah Azza wajalla.

Dari era Proklamasi hingga saat ini, perjalanan bangsa ini berliku-liku dan dipimpin oleh presiden dengan model kepemimpinan yang berbeda-beda secara karakter.

Pasca wafatnya Soekarno yang dikenal dengan Periode kepemimpinan Orde lama, lalu dilanjutkan oleh Soeharto yang dikenal sebagai penggagas repelita dan diteruskan hingga saat ini presiden Jokowi yang begitu banyak tantangan yang dihadapi sebagaimana perkembangan zaman teknologi yang pesat sehingga perbedaan model kepemimpinan terlihat jelas, dimana saat ini hoaks menjadi senjata ampuh untuk menjatuhkan wibawa pemerintahan dibawah kepemimpinan pak Joko Widodo, olehnya itu saya meminta agar penyebaran hoaks ini dapat ditindaki secara serius karena dapat memicu terjadinya konflik dan juga menjatuhkan wibawa pemerintahan tutup SAdAP. (Rilis)

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed