oleh

Terkuak Otak Pelaku Pembunuhan ASN Dishub,  SAdAP  Apresiasi Kinerja Penyidik Polretabs Makassar

banner 970x250

SURYATIMUR.ID.MAKASSAR – Setelah Penyidik Polrestabes Makassar  menetapkan oknum Kasatpol PP Kota Makassar, Iqbal Asnan sebagai tersangka pembunuhan terhadap Najamuddin Sewang pegawai Dinas Perhubungan  Pemkot Makassar yang  tewas tertembak . Syarifuddin Daeng Punna Tokoh Masyarakat Sulsel turut angkat bicara. Menurutnya, kejadian ini sungguh memalukan, apalagi motif dibalik kasus ini terkait cinta segitiga sebagaimana yang diberitakan oleh media.

“Saya kaget ketika mendengar kabar bahwa otak dari pelaku pembunuhan salah satu pegawai dinas perhubungan adalah seorang kasatpol pp” Ungkap SAdAP.

Sebagaimana dalam pasal 340 KUHP, dijelaskan bahwa “barangsiapa dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu menghilangkan jiwa orang lain, dihukum, karena pembunuhan direncanakan (moord), dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya dua puluh tahun”. Dalam aturan pasal tersebut kata SAdAP sangat jelas bahwa pelaku dan yang turut serta atau ikut mengotaki hingga hilangnya nyawa seseorang maka harus ditindak secara tegas sesuai aturan hukum yang berlaku, pungkasnya.

Selain itu kata SAdAP, masalah ini dapat menemui titik terang karena kinerja kepolisian yang sangat bagus, mulai dari kapolda, kapolrestabes dan kasat reskrim yang melakukan langkah tepat dan terukur di dalam menciptakan situasi dan kondisi kambtibmas khususnya Di Kota Makassar, kita sebagai warga patut mengapresiasi dan berterima kasih. terangnya.

Lanjut SAdAP, dengan adanya kejadian seperti ini kita semua berharap agar tidak ada lagi kejadian serupa, sangat memalukan karena melibatkan seorang pejabat dengan motif asmara . Saya sebenarnya miris dan malu mendengarnya dengan apa yang terjadi, apalagi keterlibatan seorang pejabat dalam pemerintahan yang sesungguhnya membuat hal ini sangat menghebohkan secara nasional ucap pria yang akrab disapa SAdAP ini.

Saya berharap kasus ini jadi pelajaran berharga untuk kita semua, khususnya para pejabat,  karena motif dari kejadian ini sungguh memalukan apalagi statusnya seorang ASN yang sedang mengemban amanah jabatan sebagai Kasatpol PP Kota Makassar, tutup SAdAP.(rilis)

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed