oleh

“Mosi Tidak Percaya” Gugatan Banding Kasus Siawung Barru, Koalisi LSM Gelar Aksi Diam Di PN Makassar

banner 970x250

SURYATIMUR.ID.MAKASSAR – Kasus kepemilikan lahan bersertifikat Di Desa Siawung  Kabupaten Barru kini terus bergulir hingga Ke Pengadilan Tinggi Makassar. Terkait hal ini sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat yang tergabung dalam  koalisi LSM pendamping H.Rusmanto Efendi mendatangi Pengadilan Tinggi Makassar dalam bentuk aksi diam tanpa orasi sebagai bentuk protes atas gugatan banding PT.Semen Bosowa Maros yang telah dikabulkan oleh Pengadilan Tinggi Makassar.

Aksi  yang digelar ini berbeda dengan aksi demo yang sering dilakukan, pasalanya kedatangan peserta aksi ini hanya membawa spanduk dengan berbagai tulisan dan mengusun keranda mayat yang dipajang pas depan pintu masuk  Pengadilan Tinggi Makassar sebagai simbol lemahnya penegakan hukum dan keadilan.

Berbagai tulisan spanduk salah satunya menyatakan mosi tidak percaya terhadap putusan PT.Makassar atas kasus lahan Di Desa Siawung Barru . Kendati demikian pihak Pengadilan Tinggi Makassar cepat merespon aksi Koalisi LSM dan memanggil sejumlah perwakilan aksi diterima oleh Humas Pengadilan Tinggi Makassar.

Usai gelar aksi dilaksanakan didepan gedung PT.Makassar,  Irfan Ilyas salah seorang korlap aksi kepada media  menyatakan bahwa lokasi yang disengketakan adalah tanah milik H.Rusmanto Efendy dengan nomor sertifikat 01, ini yang menjadi alasan kuat hingga memunculkan mosi tidak percaya bagi kami dan  kawan kawan kepada PT.Makassar, cukup aneh saja “pemilik sertifikat dapat dikalahkan oleh penggugat padahal kepemilikan tanah ini didapatkan dari hasil jual beli secara resmi oleh H.Rusmanto Efendi.

Sementara itu menurut Yhoka Mayapada mengharapkan kepada sejumlah media agar hal ini diekspose sesuai dengan fakta yang terjadi biar masyarakat  luas mengetahui begitupun dengan sejumlah institusi terkait. Lanjut dikatakan terkait kasus ini kami akan terus berupaya mengkawal dan  memperjuangkan hak H.Rusmanto  Efendi , proses ini belum berkahir.Tutup Yhoka.

Laporan : Djaharuddin

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed