oleh

Hadiri HUT PPNI Ke-48, Ilham Azikin Gagas Satu Perawat Satu Dusun

banner 970x250

SURYATIMUR.ID.BANTAENG – Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin, Ketua TP PKK Bantaeng, Sri Dewi Yanti dan sejumlah Kepala OPD Kabupaten Bantaeng menghadiri Hari Ulang Tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke 48 yang digelar oleh PPNI Bantaeng di Balai Kartini, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Selasa (22/3).

Ketua PPNI Bantaeng, Syamsul Kamar mengatakan Satu Perawat Satu Dusun gagasan Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin untuk PPNI Bantaeng telah mengalami progres.

“Progresnya sudah sampai pada penguatan di bagian hukum dalam bentuk peraturan bupati. Harapan kami semoga ini bisa terlaksana sehingga kedepannya terarah dan tujuan yang ingin dicapai Satu Perawat Satu Dusun di Kabupaten Bantaeng,” kata dia.

Kedepannya juga PPNI berharap perawat yang ada di desa bisa berkontribusi langsung ke masyarakat dan berkolaborasi dengan Puskesmas di wilayahnya.

“Terakhir, fokus perawat kedepannya soal penanganan kesehatan lansia yang bisa berkolaborasi dengan Puskesmas. Harapan kami agar semua ini bisa tercapai dengan baik, PPNI juga meminta dukungan dari pemerintah desa dan kelurahan agar program yang ada dapat terlaksana dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin mengucapkan selamat ulang tahun kepada PPNI. Dia mengungkapkan terima kasih kepada para perawat yang tetap mampu melaksanakan tanggung jawab terhadap masyarakat yang membutuhkan dan tetap meluangkan waktu untuk HUT PPNI.

“Penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para perawat yang selama dua tahun terakhir ikut berperan penting dalam menangani Covid-19. Saya bersyukur di tengah pandemi ini kegotongroyongan dan kebersamaan senantiasa ditunjukkan oleh PPNI dan seluruh organisasi yang ada di Bantaeng untuk menjaga derajat kesehatan masyarakat,” katanya.

Bupati bergelar doktor ilmu pemerintahan itu mengatakan,  pemerintahan saat ini ada pada era organisasi yang mengutamakan penghargaan terhadap spesifikasi profesi. Untuk itu dia berharap kepada para Perawat di Bantaeng untuk tidak berhenti dengan ilmu yang ada hari ini.

“Hari ini kita ada pada era yang dibutuhkan adalah spesifikasi dan keahlian. Mungkin hari ini masih secara umum, tapi mungkin kedepannya akan ada spesifikasi perawat lansia atau yang lain. Jadi mulai hari ini teman – teman PPNI ataupun Dinas Kesehatan untuk menghadirkan ruang untuk mengupgrade keahlian dan spesifikasi perawat,” kata dia. (*)

Laporan : Borahima

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed