oleh

Siap Laporkan, LSM Penjara Soroti Proyek RTH PDAM Kota Makassar

banner 970x250

SURYATIMUR.ID.Makassar –
Proyek Penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) PDAM Kota Makassar menjadi sorotan khusus oleh LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM-Penjara).

Menurut Ketua DPC LSM PENJARA Adam Hugen, berdasarkan data dan infirmasi yang diperoleh sebagai referensi dokumen investigasi,  menduga adanya aroma persekongkolan tender yang dilakukan Pokja PDAM Kota Makassar dengan memenangkan PT. Alam Lintas Indonesia, dengan nilai hasil negosiasi Rp.6.207.909.636,48,-.

Dewan Pimpinan Cabang  Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM-Penjara Makassar), siap melaporkan dugaan Persekongkolan Tender Proyek Penataan Taman Dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Perusahaan Umum Daerah Air Minum  Kota Makassar Tahun Anggaran 2021 ke Aparat Penegak Hukum.

Menurut Ketua DPC LSM PENJARA, Adam Hugen, lembaganya sedang merampungkan laporannya untuk secepatnya diteruskan ke Aparat Penegak Hukum setelah ditemukan adanya dugaan kejanggalan dimana pemenang tender diduga tidak memenuhi unsur untuk dimenangkan sebagaimana yang dipersayaratkan oleh pokja.

“Perusahaan pemenang diduga tidak memenuhi kualifikasi persyaratan. Jika pemenang tidak mampu memenuhi persyaratan, maka tendernya harus dibatalkan demi hukum,” ujarnya Adam Hugen.

Lajut Adam Hugen menjelaskan, Pasal 22 UU No.5 Tahun 1999 disebutkan, pelaku usaha dilarang bersekongkol dengan pihak lain untuk mengatur dan atau menentukan pemenang tender, sehingga dapat mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat. bahkan lembaganya menduga pemenang tender telah memasukan dokumen yang diduga tidak benar sebagai persyaratan kualifikasi teknis.

“Kami menduga jika PT. Alam Lintas Indonesia telah memasukan dokumen yang tidak benar sebagai persyaratan kualifikasi teknis. Jika persekongkolan atau pengkondisian pemenang pada tender tersebut benar, maka hal ini menjadi kewenangan penegak hukum,” jelasnya.

Menurut Adam, ada dugaan upaya pemenangan terhadap satu perusahaan dalam proses pelelangan, dimana PT. Alam Lintas Indonesia berhasil memenangkan  tender diduga tanpa memenuhi persyaratan kualifikasi teknis.Tutup Adam.  (tim).

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed