oleh

SAdAP : Tumpan Tindih Surat Edaran Lebaran Idul Adha, Silahkan Perketat Prokes Tapi Jangan Batasi Warga Untuk Beribadah

banner 970x250

SURYATIMUR.ID.JAKARTA – “Tumpan tindih terkait surat edaran pelaksanaan lebaran Idul Adha oleh pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Kota Makassar, ini adalah sauatu hal yang perlu diskapi dengan arif dan bijaksana oleh pimpinan penyelenggara pemerintahan di daerah.
Seharusnya pemerintah lebih mengutamakan kepentingan Ibadah, karena jangan sampai kebijakan yang dikeluarkan jusrtu akan membuat Allah murka. Ada yang membolehkan dan ada pihak yang melarang, jngan membuat masyarakat bingung” Ungkap Syarifuddin Daeng Punna .

Tokoh Masyarakat asal Sulsel  yang  ada Di Jakarta ini,  menyayangkan adanya edaran berupa kebijakan pelaksanaan Sholat Idul Adha yang tumpang tindih. SaDap menyatakan, Berdasarkan edaran yang dikeluarkan oleh Plt. Gubernur Sulsel membolehkan pelaksanaan sholat Idul Adha yang bertolak belakang dengan kebijakan Walikota Makassar. Kata SaDap.

Lanjutnya dikatakan, kita boleh menerapkan PPKM, itu bagus untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 namun kita tidak boleh membatasi umat yang ingin beribadah, silahkan perketat protokol kesehatan. terangnya.

Jangan sampai kita kualat dan mengingkari semua perintah Allah karena kebijakan yang dibuat oleh manusia, olehnya itu bagi si pembuat kebijakan agar memikirkan baik baik sebelum dikeluarkan karena kalian pemimpin yang hanya sementara dan suatu saat nanti di padang mashar akan dimintai pertanggung jawaban tutup SAdAP. ( rilis )

banner 970x250

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed