oleh

Terkait Tender Gedung Pasca Sarjana UIN Alauddin Makassar, L-KONTAK Resmi Laporkan Ke KPPU

SURYA TIMUR.ID.Makassar – Indikasi Persekongkolan Tender Penyelesaian Gedung Pascasarjana UIN Alauddin Makassar Tahun anggaran 2021 resmi dilaporkan Lembaga Komunitas Anti Korupsi (L-KONTAK) ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah VI Makassar.

Proyek yang menelan anggaran senilai Pagu Rp. 7.500.000.000,- dimenangkan oleh PT. Wirabaya Nusantara Permai dengan nilai hasil negosiasi Rp. 7.077.777.777,77 terindikasi terjadinya  Persekongkolan Tender oleh Pokja dan pemenang tender.

Ketua Divisi Monitoring Dan Evaluasi L-KONTAK, Hasianto Parera mengatakan, Pokja LPSE UIN Alauddin Makassar telah mempersyaratkan kualifikasi teknis melalui pengumuman Tender pada portal LPSE  diantaranya harus memiliki pengalaman 5 tahun terakhir pada Bangunan Gedung dengan SBU BG 007 dan harus memiliki Personil Manejerial salah satunya Ahli K3.

“Kami telah membuka tentang PT. Wirabaya Nusantara Permai sebagai pemenang tender yang ternyata berdasarkan data LPJK diduga tidak memiliki pengalaman 5 tahun terakhir pada Bangunan Gedung dengan SBU BG 007,” ujarnya.

Hasianto menambahkan, jika PT. Wirabaya Nusantara Permai juga tidak memiliki Personil Manejerial Ahli K3 sehingga hal tersebut dapat berakibat terjadinya Persengkokolan Tender sebagaimana yang diatur pada Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 Tentang Persaingan Usaha Yang Sehat.

L-KONTAK menurut Hasianto, menduga kuat jika ketiga perusahaan yang lolos kualifikasi diduga tidak memenuhi persyaratan Kualifikasi Teknis. Dia berharap agar laporan L-KONTAK secara resmi ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah VI Makassar dengan Nomor Surat 08131/S.LP/DPP L-KONTAK/IV/2021 segera ditindaklanjuti demi tegaknya supremasi hukum.

“Kita tunggu saja hasil dari KPPU, semoga semua berjalan dengan baik sesuai aturan yang berlaku,” tutupnya. (tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed